Selasa, 28 Juli 2009

curhat lagi...

Ya Tuhan, tak tersa waktu begitu cepat berlalu. Sebentar lagi bulan juli berakhir. Hasrat posting lagi sih ada tapi kenyataannyawaduuhhh.... baru kesampaian sekarang.. nggak apa-palah yang penting ada kata-kata nangkringlah.. ehehe..

Tapi ada juga kabar buruk nie... pendaftaran wisuda mendatang ditutup nyampe tanggal 31 Aguatus`09. Hiks...hiks banyak yang sedih nih.. Semoga kami semua dapat melalui proses ini dengan baik.... Amiinn

Rabu, 01 Juli 2009

Yaaah..

Hari ini lautan jilbab ngumpul tanpa rani. Kasihan deh, Semarang jadi tambah panas karena ditinggal satu personelnya ke ibukota untuk survey apakah disana lebih panas drpd di semarang. Hwahahahaha... Just kodding eh kidding...

Agenda kita adalah nonton film "Ketika Cinta Bertasbih". Sebenarnya keinginan ini sudah ada sejak tayang perdananya film itu. Tapi karena kesibukan personelnya dengan kesibukannya masing-masing jadi mundur hingga hari ini.

Di samping itu, ada juga sih acara inti dari pertemuan kali ini. Yupz... Tapi ini rahasia di antara kami bertiga aja. Hehe... kalau mau tahu, beli aja di warung penyet pasti ada haha...koq malah nggak nyambung sih... Sekarang nggak bercanda, kalau tetep mau ta(h)u bisa tanya langsung ke salah satu di antara kami, "Lautan Jilbab is The Best".

Wait, kayaknya ada yang ngganjal juga karena kalau mau tetep nonton kali ini neng Habib juga nggak bisa. Jadi acara diralat menjadi esok hari. Untuk menghabiskan waktu akhirnya kami hang out aja, muter-muter lihat diskonan baju. Maklum cewek kalau udah lihat kata diskon, apalagi yang tulisannya segede kupu-kupu menclok di pohon. Mata kami seolah dituntun oleh sekumpulan burung2 yang merayu untuk membeli barang-barang di sana. Ah meski rayuan itu begitu maut takkan menggoyahkan imanku untuk tetap bersikukuh nggak beli. Apalagi keuangan lagi pailit. Hweheheh....

Ah kawan, begitu singkatnya waktu yang telah kita lalui bersama. Tak terasa hampir empat tahun ya?? Maafin aku ya, jika selama ini kurang begitu peduli dengan kalian. Hiks..hiks...

Aku hanya mampu berdoa semoga kita selalu ada dalam perlindungan dan keridhoanNya. Semangaaat yuuk, untuk meraih hari depan yang sudah menantang kita di depan mata.

Untuk Sahabat2ku

Kau yang ada di hatiku
Bersama kita selalu
Menantang matahari
Merajut asa dan mimpi

Ketika hitam datang menjelma
Kau berdiri tegak
Memberikan bahumu yang sederhana
Untuk lepaskan isak yang menggelegak

Ketika putih hadir menjemput
Bersama kita nikmati hari yang indah
Hingga rembulan pun merengut
Cemburu dengan manisnya kisah
Yang tak pernah ia cicipi
Meski hanya dalam mimpi

Teriring sebuah doa
semoga ini semua akan selalu ada
meski hanya dalam halusnya nada
yang tak bersuara

Untuk sahabat-sahabatku, terima kasih kalian telah memberi sejuta warna dan rasa dalam proses ini. Thanks God, kau telah anugerahiku sahabat sejati.***

Senin, 29 Juni 2009

6 Rahasia Seputar Lemak Perut

KOMPAS.com — Hampir semua orang suka membicarakan soal lemak yang satu ini: lemak perut! Keberadaannya di tempat tersebut memang sangat tidak indah dilihat sehingga para wanita berjuang untuk mengenyahkannya dengan cara apa pun. Untungnya, semakin banyak informasi yang diketahui soal lemak di perut, akan semakin mudah bagi kita untuk menyingkirkannya.
1. Semua lemak tidak sama.
Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.
2. Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.
Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.
3. Stres membuat Anda gemuk.
Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, tetapi juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.
4. Waspadai apa yang Anda makan.
Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, tetapi juga bagi pembuluh darah Anda.
5. Mengurangi lemak perut tidaklah sulit.
Jika Anda tidak kelebihan berat badan, tetapi masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.
6. Gandum dapat mengusir lemak perut.
Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama, dengan cara Anda mengonsumsi gandum, sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping!(Senin, 29 Juni 2009 | 12:21 WIB)

(http://www.preventionindonesia.com)

Jumat, 26 Juni 2009

Jumpa lagiiiii...........

Bingung nih mau nulis apa?? hehe.... Setelah satu minggu lebih nggak posting jadi kangen nih. Apa masih terbawa aura capek dari rumah ya??

Hari ini sebenarnya ada agenda khusus, berkunjung ke perpustakaan. Tapi sayang tadi TUTUP. Padahal aku ingin lihat kira2 buku referensi yang aku butuhin ada nggak?

Sebenarnya seneng juga sih kalau ketemu teman2 di kampus. Tapi hari ini sepi. Mungkin mereka sudah pada mudik. Maklum minggu tenang. hehe... Akhirnya aku balik kanan aja. Cabut ke kos...

Sebelumnya tadi jalan kaki dari stadion. Jadi capek nih badan... Untuk ngilangin penat nonton film aja ah. Ok????

Rabu, 17 Juni 2009

Obat Hati

Pernah nggak sih menjadi orang yang keberadaannya tak dianggap? Di sana hanya sebagai pelengkap saja. Kalau istilah kerennya pupuk bawang. Pasti rasanya sakit ya, mengetahui semua ini. Tentunya sakit hati banget deh. Lha wong Jerry wae marah kok kalau Tom mengkhinatinya. Itu aja dalam film kartun apalagi kalau dalam kehidupan nyata. Padahal semuanya telah diberikan.

Sebenarnya tak ada niatan mungkin kita jadi bisa mengetahui kenyataan pahit ini. Dan kenyataan itu terbongkar tanpa sengaja pula. Hoho... Uhhh pasti pinginnya melampiaskan kekesalan itu. Tapi jangan sampe ada piring terbang ya? Karena kalau sudah pecah kan sayang. Tak bisa dialap--(ini bahasa ngetrennya orang-orang di pesantren dekat rumah, bahasa indonesianya "diambil", tapi kata ini memiliki kekuatan yang lebih gimana ya?)--manfaat lagi. Selain itu juga harus beli lagi dan semua itu perlu duit. Pingin teriak, tar malah disangka kenapa2 pula. Boleh berskspresi asal tidak kebablasan. Terlalu besar? jangan. Terlalu Kecil? Jangan dong. Tapi yang sedang-sedang aja! *Mirip lagu dangdut aja neh*

Lalu bagaimana kita harus bersikap? Apakah harus membiarkan saja atau mengambil sikap?

Kata Opick sih, obat hati/tombo ati ada lima. Jadi bisa diterapkan juga disini. Yang pertama: baca quran dan maknanya. kedua: mendirikan sholat malam. ketiga; berkumpul dengan orang sholeh. keempat: perut tidak boleh terlalu kenyang (luwe) dan kelima dzikir malam diperbanyak. Siapa saja yang salah satunya bisa nglakoni, Semoga Allah ngijabahi doa kita.

Namun untuk menjalani amalan tersebut perlu perjuangan yang keras bukan?? Selain itu juga harus belajar merelakan kenyataan yang tlah terjadi. Daripada tambah sakit hati mending dibuat enjoy aja ya? Bukankah dalam Firman Tuhan telah dinyatakan bahwa tak ada satupun daun yang jatuh di muka bumi ini tanpa kehendakNya (sory, lupa lebih detailnya. Tapi semoga pernyataanku ini kurang lebih ada benarnya).

Dan semoga jalan keluar ini mampu mengurangi rasa sakit hati kita. Tulisan ini semoga membantu anda-anda yang lagi sakit hati. :P

Kamarku

Hari ini tampaknya tempat kosku mampu menyedot perhatian juga. Dari tadi pagi sudah ada lima orang yang berkunjung untuk melihat-lihat. Meski bangunan tua tapi aku merasa nyaman.

Kloter terakhir malah lebih tertarik dengan kamarku. What???? Padahal di sebelah ada dua kamar yang nganggur lho. Kenapa ya pada suka kamarku? Padahal kalau menurutku sih seperti habis kena gempa. Wait, ini hanya sebuah hiperbola untuk menyebut kamarku yang dari kemarin kubiarkan. Hehe... Sisa buku-buku, kertas, plastik, dll masih berserakan di meja. Terserah penilaian mereka deh. Untuk merapikan kamar sih gampang, tapi tar seperti nggak ada kesibukan di kamar. Lebay tak mas`alah! Kan emang iya, kalau kamarnya rapi-rapi aja seperti nggak ada sesuatu yang dikerjain. Kalau berserakan gitu kan menandakan ada aktivitas. Selain itu, mereka (barang2 itu) mungkin bisa saling berkenalan. Meski pada akhirnya nanti akan bersua juga di TPA. Hihihi...

Dengan enteng mereka tanya kapan aku ke luar? Ya karena pertanyaannya enteng, kujawab aja dengan ci-pi-il (ini istilah dari ulya). "Masih lama", singkat padat jelas. Aku ingin menambahi tapi kuurungkan niat itu.

Kamarku telah memberi banyak kenangan. Ada aku sendiri dan bersama teman-teman, terutama lautan jilbab.

Selama kuliah aku mungkin satu-satunya yang masih bertahan di tempat yang sama jika dibandingkan dengan teman-teman seangkatan. Mungkin sudah takdirku kali ya untuk tetap bertahan dan ada di sini. Hehehe... Sekali waktu sih pernah timbul niat untuk pindah. Tapi kalau lihat barang-barangku yang padat mengimpit jadi nggak tega. Hahaha... Di sini seperti tinggal di rumah sendiri. Ada sebuah keluarga. Meski kadang ada juga hal-hal yang bikin jengkel (hanya personil lautan jilbab yang aku kasih tahu).

Tapi hari ini, aku hanya sendiri. Kamar sebelah kosong. Mala Alone again... Baiklah esok aku akan menghilang dulu, mudik maksudnya. Apalagi sudah kangen banget dengan keluarga di rumah. I`m cooming.....

Tapi tar malam aja aku beresin kalian. Biar kalau aku datang kembali nggak suntuk. Ok????

Selasa, 16 Juni 2009

Mencoba untuk Bangkit

Meski baru satu halaman, namun aku berharap ini menjadi awal yang baik. Setelah sekian lama nggak baca buku-buku teorinya para linguis kini kucoba untuk lebih memahaminya. Meski tak seringan baca cerita fiksi.

Bener-bener deh harus konsentrasi. Sekali lengah hilang sudah apa yang tadi masuk di pikiran. Hoho.... sayangkan?????????

Untungnya aku dapat sedikit mengurangi kejenuhan itu dengan online bareng teman-teman. Tanpa harus keluar kamar pula. Membaca dinding dan komentar teman-teman yang ada di facebook menjadi hiburan. Ada-ada saja yang mereka tuliskan. Ah pokoknya dari semua warna ada di sana.

Hidup

saat ku tak mampu lagi mengeja kata
kau datang
dengan harummu yang memabukkan
dengan sejuta mimpi kau tawarkan
dengan segenap asa kau paparkan
bahwa inilah hidup
yang harus diteguk
kadang suka
kadang duka
semua telah digariskan
pada sebuah buku keabadian

Jadi juga puisinya. Meski harus memilih kata-kata yang sudah berdesakan di kepala, akhirnya merekalah yang terpilih. So, selalu semangat untuk merenda esok yang lebih cerah deh!!!