KOMPAS.com — Kulit yang bersih, mulus, dan kencang tidak didapat dalam sekejap. Untuk mendapatkannya, Anda harus merawatnya setiap hari. Sayangnya, kebiasaan sehari-hari kita justru jauh dari tujuan itu. Tidak heran bila pori-pori wajah Anda membesar, berjerawat, kusam, hingga keriput.
Agar Anda dapat memperbaiki kebiasaan ini, ahli dermatologi Dr Jeannette Graf menunjukkan kebiasaan apa yang seharusnya tidak kita lakukan. Yang paling sederhana, seperti tidak membersihkan riasan wajah sebelum tidur misalnya. Simak kesalahan lain seputar kebiasaan Anda yang merugikan kecantikan.
1. Tidak berolahraga. Olahraga membuat sirkulasi darah Anda berjalan lancar sehingga membuat wajah Anda lebih berseri. Olahraga secara teratur juga membuat tubuh lebih bugar, kencang, dan tidak lekas lelah. Untuk jangka panjang, membuat diri tetap aktif dengan berolahraga juga menghindarkan Anda dari berbagai penyakit.
2. Tidak segera melepas pakaian olahraga yang basah karena keringat. Latihan sangat baik untuk kulit karena meningkatkan peredaran darah. Tetapi racun-racun yang Anda keluarkan melalui kulit akan menetap di pakaian dan akan menyumbat pori-pori Anda.
3. Tidak menggunakan pelembab antipenuaan dini sampai usia terus bertambah. Seharusnya Anda sudah mulai memakai krim antipenuaan ini sejak usia 20-an. Rahasia antipenuaan tersebut adalah krim yang dilengkapi dengan SPF, yang seharusnya diaplikasikan ke wajah setiap hari.
4. Tidur tanpa membersihkan make-up. Letakkan peralatan pembersih make-up (pilih yang dilengkapi pelembab) di samping tempat tidur sehingga meskipun tubuh sudah kelelahan, Anda tidak mengabaikan kebiasaan ini.
5. Tidak membersihkan wajah setelah melakukan perjalanan dengan pesawat. Pesawat udara dipenuhi udara yang terus bersirkulasi di tempat yang sama sehingga bisa membuat kulit kering. Bayangkan juga, berapa banyak orang di dalam pesawat yang mungkin sedang batuk atau flu. Simpan selalu pembersih make-up dengan pelembab di dalam tas.
6. Tidak merawat tubuh dari dalam. Contohnya, minum banyak air putih, menghindari minuman bersoda atau yang mengandung gula, serta makan buah-buahan dan sayuran. Dengan itu, dijamin kulit Anda akan jauh lebih mulus.
DIN (Kompas, 20-8-10)
Tampilkan postingan dengan label Cantik dan Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cantik dan Sehat. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 Agustus 2010
Minggu, 08 Agustus 2010
10 Kebiasaan Buruk yang Merusak Otak
Wuaa, dapat artikel yang gudz banget nuy dari kapanlagi.com. Cihuyyyy....
Sayangi otak dengan berhenti melakukan beberapa kebiasaan buruk di bawah ini.
KapanLagi.com - Otak merupakan pusat kendali 'pesawat kehidupan' manusia. Bila ada bagian otak yang bermasalah, maka boleh dibilang seluruh keberadaan dan segala aktivitas kita bakal ikut bermasalah. Oleh karena itu, bukanlah sebuah hal yang berlebihan jika kita wajib menyayangi otak kita. Caranya?! Mudah saja, cukup hindari 10 kebiasaan buruk berikut ini.
Tidak mau sarapan
Tidak mengonsumsi sesuatu di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!
Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan dapat mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental.
Merokok
Otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu.
Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi, sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda.
Polusi udara
Otak memerlukan oksigen. Terlalu lama berada di lingkungan berpolusi membuat kerja otak tidak efisien. [break]
Kurang tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Lalai tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Kebanyakan tidur juga bisa membuat Anda menjadi pemalas.dTisur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.
Menutup kepala ketika sedang tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar, lama-kelamaan menjadi rusak.
Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.
Kurang stimulasi otak
Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik, dan bermain (catur, scrabble, dan lain-lain) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.
Jarang berbicara
Percakapan intelektual membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi, jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda. (wo/meg)
Sayangi otak dengan berhenti melakukan beberapa kebiasaan buruk di bawah ini.
KapanLagi.com - Otak merupakan pusat kendali 'pesawat kehidupan' manusia. Bila ada bagian otak yang bermasalah, maka boleh dibilang seluruh keberadaan dan segala aktivitas kita bakal ikut bermasalah. Oleh karena itu, bukanlah sebuah hal yang berlebihan jika kita wajib menyayangi otak kita. Caranya?! Mudah saja, cukup hindari 10 kebiasaan buruk berikut ini.
Tidak mau sarapan
Tidak mengonsumsi sesuatu di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!
Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan dapat mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental.
Merokok
Otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu.
Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi, sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda.
Polusi udara
Otak memerlukan oksigen. Terlalu lama berada di lingkungan berpolusi membuat kerja otak tidak efisien. [break]
Kurang tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Lalai tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Kebanyakan tidur juga bisa membuat Anda menjadi pemalas.dTisur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.
Menutup kepala ketika sedang tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar, lama-kelamaan menjadi rusak.
Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.
Kurang stimulasi otak
Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik, dan bermain (catur, scrabble, dan lain-lain) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.
Jarang berbicara
Percakapan intelektual membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi, jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda. (wo/meg)
Jumat, 26 Maret 2010
Awas Diabetes!!!
Kabar yang datang secara tiba-tiba dulu membuatku shock. Yupz, ibu yang kusayangi telah didiagnosis oleh dokter menderita DM. Dari pengalaman itulah, aku mulai rajin membuka artikel2 di web yang memuat soal DM dan beberapa tips kesehatan lainnya. Kali ini ada suatu artikel yang menarik dari kompas.com tertanggal 26 Feb 2009 yang berjudul "10 Kebiasaan Kecil Pemicu Diabetes", makanya aku sertain di blog ini semoga bermanfaat..
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda," kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses' Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda," kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses' Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*
Kamis, 13 Agustus 2009
Gejala2 Penyakit
Pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena itu, peliharalah kesehatan Anda sebelum digerogoti penyakit. Berikut adalah panduan singkat untuk memperhatikan bagian-bagian tubuh tertentu yang bisa menunjukkan adanya gejala awal penyakit pada tubuh.
Kuku
Jika Anda melihat garis menghitam pada bagian tumbuhnya kuku yang bukan merupakan kotoran, cobalah periksakan ke dokter. Salah satu tanda kanker pada kulit bisa diprediksi dengan adanya hal tersebut. Warna garis-garis kekuningan, kecoklatan, atau menghitam pada kulit adalah tanda-tanda kerusakan sel. Kemungkinan terjadi akibat melanoma, kanker paling mematikan, ujar Ariel Ostad, M.D., dermatologis dari New York.
Jika ada tanda warna putih pada kuku, ada dua kemungkinan. Pertama, jika hanya berupa titik tak terlalu besar, bisa jadi akibat terantuk sesuatu. Namun, jika ada garis putih, tebal, dan horizontal pada kuku, bisa jadi karena ada suatu kondisi kurang sehat pada ginjal. Bisa jadi ini merupakan tanda ginjal tidak dapat menyaring protein dari air seni. Jika Anda mendapati hal ini, sebaiknya konsultasikan pada dokter.
Ketiak
Jika ada tanda-tanda kasar dan gelap pada kulit ketiak, bisa jadi merupakan tanda-tanda awal diabetes, ujar Michael Smith, M.D., dari situs WebMD. Bisa jadi hal itu merupakan kelebihan insulin pada aliran darah yang menyebabkan sel kulit secara abnormal berlipatganda. Hal ini membuat timbunan jaringan dan melanin. Umumnya timbunan ini terjadi di ketiak, leher, atau selangkangan. Tes darah singkat bisa membantu menentukan penyakit yang makin banyak penderitanya ini.
Kelopak mata, lutut, dan sikut
Jika Anda melihat benjolan kecil yang terlihat berwarna putih atau bersinar, bisa jadi merupakan timbunan kolesterol. Sayangnya, ketika mereka muncul, kolesterol yang ada di tubuh Anda bisa jadi sudah sangat tinggi sekali, dan bisa jadi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Jangan lupa untuk cek kolesterol dalam tubuh ke dokter, dan tanyakan perubahan gaya hidup atau resep obat-obatan apa yang bisa menurunkan level kolesterol tadi.
Kulit kepala
Rambut yang menipis bisa jadi merupakan gejala awal kelainan pada kelenjar tiroid. Jika kelenjar tiroid rusak, bisa mengganggu hormon seksual wanita dan pria. Anda akan merasakan rambut lebih kasar dan menebal, ujar Sandra Fryhofer, M.D., ahli kecerdasan di Atlanta. Dokter bisa mengukur jumlah hormon tiroid yang ada dalam darah, dan ada obat-obatan yang bisa menetralkannya.
Jika kulit kepala Anda melepas kulit seperti ular berganti kulit, dalam jumlah banyak, bisa jadi masalah utamanya adalah stres. Stres yang sangat tinggi memaksa tubuh memproduksi jumlah hormon kortisol yang sangat banyak. Ketika ini terjadi, maka akan merusak sistem imun tubuh dan metabolisme (penambahan berat badan). Kortisol juga bisa membuat kulit kepala amat kering.
Perut
Jika Anda melihat ada rambut yang tebal dan hitam tumbuh di sekitar perut dalam bentuk wajik, bisa jadi merupakan tanda polycystic ovarian syndrome (PCOS), terang Pamela Berens, M.D., ahli kandungan di University of Texas Medical School. Disebabkan oleh produksi androgen yang berlebihan, kondisi ini bisa mengakibatkan menstruasi yang tak teratur dan banyak, kenaikan berat badan, jerawat, rambut lebat dan kasar di perut, wajah, dada, dan punggung. Bagi wanita yang mengalami kondisi ini, dalam waktu lama akan mengakibatkan masalah serius, seperti ketidaksuburan, dan penyakit jantung.
Lidah
Jika Anda melihat ada lapisan putih, kuning, atau jingga pada lidah, bisa jadi itu merupakan isi perut Anda yang naik dari lambung ke dalam mulut. Normalnya, katup di bagian bawah kerongkongan menjaga agar makanan yang masuk, tidak naik keluar. Namun, pada kondisi tertentu, katup tersebut terbuka pada saat Anda tertidur, sehingga membuat asam lambung naik lagi ke mulut. Umumnya, hal semacam ini bisa diatasi dengan obat antasida yang bisa dibeli di apotek, atau dengan menghindari makanan asam dan pedas. Jika ini tak berhasil, konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan obat untuk menurunkan asam lambung.
Sekitar mata
Lingkaran hitam di sekitar mata bisa jadi merupakan tanda-tanda awal alergi. Ketika hal penyebab alergi menyerang tubuh Anda, tubuh akan merespons dengan mengeluarkan histamin. Zat kimia ini membuat saluran darah membengkak dengan isi darah dan cairan lain. Hasilnya, tanda-tanda hitam muncul di daerah kulit yang paling tipis.
Namun, jika ada benjolan berwarna kekuningan di bola mata, bisa jadi merupakan sebuah gejala kondisi bernama pinguecula. Traci Goldstein, dari Metropolitan Vision Correction Associates di New York mengatakan bahwa ini bisa jadi merupakan pertumbuhan kolagen yang tak biasa, diakibatkan oleh sinar matahari, angin, atau debu. Usahakan untuk menjaga mata dalam keadaan lembab dengan meneteskan obat tetes mata setiap kali sempat. Jangan lupa untuk mengenakan kacamata hitam setiap kali berada di bawah matahari.(Kompas.com)
Kuku
Jika Anda melihat garis menghitam pada bagian tumbuhnya kuku yang bukan merupakan kotoran, cobalah periksakan ke dokter. Salah satu tanda kanker pada kulit bisa diprediksi dengan adanya hal tersebut. Warna garis-garis kekuningan, kecoklatan, atau menghitam pada kulit adalah tanda-tanda kerusakan sel. Kemungkinan terjadi akibat melanoma, kanker paling mematikan, ujar Ariel Ostad, M.D., dermatologis dari New York.
Jika ada tanda warna putih pada kuku, ada dua kemungkinan. Pertama, jika hanya berupa titik tak terlalu besar, bisa jadi akibat terantuk sesuatu. Namun, jika ada garis putih, tebal, dan horizontal pada kuku, bisa jadi karena ada suatu kondisi kurang sehat pada ginjal. Bisa jadi ini merupakan tanda ginjal tidak dapat menyaring protein dari air seni. Jika Anda mendapati hal ini, sebaiknya konsultasikan pada dokter.
Ketiak
Jika ada tanda-tanda kasar dan gelap pada kulit ketiak, bisa jadi merupakan tanda-tanda awal diabetes, ujar Michael Smith, M.D., dari situs WebMD. Bisa jadi hal itu merupakan kelebihan insulin pada aliran darah yang menyebabkan sel kulit secara abnormal berlipatganda. Hal ini membuat timbunan jaringan dan melanin. Umumnya timbunan ini terjadi di ketiak, leher, atau selangkangan. Tes darah singkat bisa membantu menentukan penyakit yang makin banyak penderitanya ini.
Kelopak mata, lutut, dan sikut
Jika Anda melihat benjolan kecil yang terlihat berwarna putih atau bersinar, bisa jadi merupakan timbunan kolesterol. Sayangnya, ketika mereka muncul, kolesterol yang ada di tubuh Anda bisa jadi sudah sangat tinggi sekali, dan bisa jadi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Jangan lupa untuk cek kolesterol dalam tubuh ke dokter, dan tanyakan perubahan gaya hidup atau resep obat-obatan apa yang bisa menurunkan level kolesterol tadi.
Kulit kepala
Rambut yang menipis bisa jadi merupakan gejala awal kelainan pada kelenjar tiroid. Jika kelenjar tiroid rusak, bisa mengganggu hormon seksual wanita dan pria. Anda akan merasakan rambut lebih kasar dan menebal, ujar Sandra Fryhofer, M.D., ahli kecerdasan di Atlanta. Dokter bisa mengukur jumlah hormon tiroid yang ada dalam darah, dan ada obat-obatan yang bisa menetralkannya.
Jika kulit kepala Anda melepas kulit seperti ular berganti kulit, dalam jumlah banyak, bisa jadi masalah utamanya adalah stres. Stres yang sangat tinggi memaksa tubuh memproduksi jumlah hormon kortisol yang sangat banyak. Ketika ini terjadi, maka akan merusak sistem imun tubuh dan metabolisme (penambahan berat badan). Kortisol juga bisa membuat kulit kepala amat kering.
Perut
Jika Anda melihat ada rambut yang tebal dan hitam tumbuh di sekitar perut dalam bentuk wajik, bisa jadi merupakan tanda polycystic ovarian syndrome (PCOS), terang Pamela Berens, M.D., ahli kandungan di University of Texas Medical School. Disebabkan oleh produksi androgen yang berlebihan, kondisi ini bisa mengakibatkan menstruasi yang tak teratur dan banyak, kenaikan berat badan, jerawat, rambut lebat dan kasar di perut, wajah, dada, dan punggung. Bagi wanita yang mengalami kondisi ini, dalam waktu lama akan mengakibatkan masalah serius, seperti ketidaksuburan, dan penyakit jantung.
Lidah
Jika Anda melihat ada lapisan putih, kuning, atau jingga pada lidah, bisa jadi itu merupakan isi perut Anda yang naik dari lambung ke dalam mulut. Normalnya, katup di bagian bawah kerongkongan menjaga agar makanan yang masuk, tidak naik keluar. Namun, pada kondisi tertentu, katup tersebut terbuka pada saat Anda tertidur, sehingga membuat asam lambung naik lagi ke mulut. Umumnya, hal semacam ini bisa diatasi dengan obat antasida yang bisa dibeli di apotek, atau dengan menghindari makanan asam dan pedas. Jika ini tak berhasil, konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan obat untuk menurunkan asam lambung.
Sekitar mata
Lingkaran hitam di sekitar mata bisa jadi merupakan tanda-tanda awal alergi. Ketika hal penyebab alergi menyerang tubuh Anda, tubuh akan merespons dengan mengeluarkan histamin. Zat kimia ini membuat saluran darah membengkak dengan isi darah dan cairan lain. Hasilnya, tanda-tanda hitam muncul di daerah kulit yang paling tipis.
Namun, jika ada benjolan berwarna kekuningan di bola mata, bisa jadi merupakan sebuah gejala kondisi bernama pinguecula. Traci Goldstein, dari Metropolitan Vision Correction Associates di New York mengatakan bahwa ini bisa jadi merupakan pertumbuhan kolagen yang tak biasa, diakibatkan oleh sinar matahari, angin, atau debu. Usahakan untuk menjaga mata dalam keadaan lembab dengan meneteskan obat tetes mata setiap kali sempat. Jangan lupa untuk mengenakan kacamata hitam setiap kali berada di bawah matahari.(Kompas.com)
Dimulai dari Hal2 yang Kecil
Untuk apa harta kekayaan melimpah, pasangan paling baik sedunia, atau menjadi yang paling cantik sedunia jika tak bisa dinikmati karena sakit. Karena itu, sudah sepatutnya kita menjaga “harta” paling berharga, yakni kesehatan kita. Namun, sayangnya, belum banyak orang yang tergerak untuk menjaga aset ini. Padahal, banyak hal-hal kecil dan tak perlu keluar biaya mahal untuk memelihara kesehatan tersebut. Berikut di antaranya;
1. Menata Ulang Kamar Tidur
Tampilan minimalis selain cantik untuk kamar tidur, tapi juga bagus untuk kesehatan si penghuninya. Bantal berbulu tebal, tumpukan buku dan majalah, boneka-boneka, dan pernik-pernik kecil merupakan tempat tinggal favorit tungau atau kutu busuk. Kutu-kutu ukuran mikroskopis tersebut merupakan penyebab alergi dalam ruangan paling utama. Disarankan pula oleh Beth Corn, M.D., ahli imunologi alergi di Mount Sinai Medical Center in New York City untuk tidak lupa menutup jendela di malam hari. Hal ini diperlukan untuk mencegah alergi akibat jamur dedaunan, atau kelembaban di malam hari yang tersampaikan lewat udara.
2. Olahraga di Rumah
Punya internet? Siapa yang belum menyadari canggihnya dunia maya? Untuk memangkas biaya bulanan ke pusat kebugaran untuk mengikuti kelas aerobik, Anda bisa menonton gerakan-gerakan tersebut lewat YouTube. Cari keyword “15 minute abs workout”, atau “Bikini body circuit workout”. Selain Anda tak perlu membayar iuran bulanan, Anda juga bisa ikuti “kelas maya” ini kapan pun Anda bisa.
3. Minum Air Putih
Tahukah Anda, minum air putih itu sangat baik untuk tubuh? Kalau sudah tahu, apakah Anda sudah menerapkan 8 gelas per hari yang disarankan? Selain murah dan mudah di dapat, air putih juga amat baik untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh, plus mampu menahan lapar. Tak perlu terus menerus beli air kemasan. Anda kan bisa memasak air di rumah, kalau ternyata air keran di lingkungan rumah kurang baik, Anda bisa membeli yang galon, lalu menyimpannya di dalam botol minum kemasan dan dibawa ke mana pun. Tapi perlu diingat, botol air minum kemasan yang biasa Anda beli di warung tidak untuk dikenakan berkali-kali. Jadi, pastikan Anda membeli botol minum yang memang dikhususkan untuk wadah penyimpanan berulang kali.
4. Ukur Lebar Pinggang
Jangan takut untuk selangkah lebih maju dalam meningkatkan kesehatan. Anda tahu, Anda bisa! Coba ukur lingkar pinggang Anda. Lilitkan pita pengukur di sekeliling perut mulai dari tali pusar. Beragam studi menunjukkan, bahwa terlalu banyak lemak di sekitar perut adalah salah satu indikator terkuat dari potensi penyakit jantung. Jika ukuran lingkar pinggang Anda lebih dari 35 inci atau 89 cm berarti peningkatan risiko. Cara efektif untuk menghilangkan kelebihan lemak adalah dengan melakukan olahraga kardio yang membuat jantung berdegup. Misal, dengan berjalan kaki selama 45-60 menit 3 kali seminggu bisa dijadikan kebiasaan sehat yang murah.
5. Cek Tensi Darah
Beberapa klinik umum menyediakan alat pengukur tensi darah secara gratis. Namun, jika tidak ada, Anda bisa membayar beberapa ribu di apotek yang menyediakan layanan ini. Belakangan ini, tak jarang wanita mengalami tensi tinggi akibat gaya hidup, akibat makan makanan cepat saji dan tidak berolahraga. Untuk Anda ketahui, tekanan yang normal dan sehat adalah 120/80. Batasan tingginya adalah 139/89, sementara tekanan darah tinggi dimulai dari angka 140/90. Olahraga rutin dan menekan konsumsi sodium bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Mengubah gaya hidup sehat selain menurunkan risiko penyakit jantung, juga bisa menekan biaya pengobatan sakit jantung yang bisa terjadi jika Anda tetap melakukan gaya hidup tidak sehat. (Kompas.com)
1. Menata Ulang Kamar Tidur
Tampilan minimalis selain cantik untuk kamar tidur, tapi juga bagus untuk kesehatan si penghuninya. Bantal berbulu tebal, tumpukan buku dan majalah, boneka-boneka, dan pernik-pernik kecil merupakan tempat tinggal favorit tungau atau kutu busuk. Kutu-kutu ukuran mikroskopis tersebut merupakan penyebab alergi dalam ruangan paling utama. Disarankan pula oleh Beth Corn, M.D., ahli imunologi alergi di Mount Sinai Medical Center in New York City untuk tidak lupa menutup jendela di malam hari. Hal ini diperlukan untuk mencegah alergi akibat jamur dedaunan, atau kelembaban di malam hari yang tersampaikan lewat udara.
2. Olahraga di Rumah
Punya internet? Siapa yang belum menyadari canggihnya dunia maya? Untuk memangkas biaya bulanan ke pusat kebugaran untuk mengikuti kelas aerobik, Anda bisa menonton gerakan-gerakan tersebut lewat YouTube. Cari keyword “15 minute abs workout”, atau “Bikini body circuit workout”. Selain Anda tak perlu membayar iuran bulanan, Anda juga bisa ikuti “kelas maya” ini kapan pun Anda bisa.
3. Minum Air Putih
Tahukah Anda, minum air putih itu sangat baik untuk tubuh? Kalau sudah tahu, apakah Anda sudah menerapkan 8 gelas per hari yang disarankan? Selain murah dan mudah di dapat, air putih juga amat baik untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh, plus mampu menahan lapar. Tak perlu terus menerus beli air kemasan. Anda kan bisa memasak air di rumah, kalau ternyata air keran di lingkungan rumah kurang baik, Anda bisa membeli yang galon, lalu menyimpannya di dalam botol minum kemasan dan dibawa ke mana pun. Tapi perlu diingat, botol air minum kemasan yang biasa Anda beli di warung tidak untuk dikenakan berkali-kali. Jadi, pastikan Anda membeli botol minum yang memang dikhususkan untuk wadah penyimpanan berulang kali.
4. Ukur Lebar Pinggang
Jangan takut untuk selangkah lebih maju dalam meningkatkan kesehatan. Anda tahu, Anda bisa! Coba ukur lingkar pinggang Anda. Lilitkan pita pengukur di sekeliling perut mulai dari tali pusar. Beragam studi menunjukkan, bahwa terlalu banyak lemak di sekitar perut adalah salah satu indikator terkuat dari potensi penyakit jantung. Jika ukuran lingkar pinggang Anda lebih dari 35 inci atau 89 cm berarti peningkatan risiko. Cara efektif untuk menghilangkan kelebihan lemak adalah dengan melakukan olahraga kardio yang membuat jantung berdegup. Misal, dengan berjalan kaki selama 45-60 menit 3 kali seminggu bisa dijadikan kebiasaan sehat yang murah.
5. Cek Tensi Darah
Beberapa klinik umum menyediakan alat pengukur tensi darah secara gratis. Namun, jika tidak ada, Anda bisa membayar beberapa ribu di apotek yang menyediakan layanan ini. Belakangan ini, tak jarang wanita mengalami tensi tinggi akibat gaya hidup, akibat makan makanan cepat saji dan tidak berolahraga. Untuk Anda ketahui, tekanan yang normal dan sehat adalah 120/80. Batasan tingginya adalah 139/89, sementara tekanan darah tinggi dimulai dari angka 140/90. Olahraga rutin dan menekan konsumsi sodium bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Mengubah gaya hidup sehat selain menurunkan risiko penyakit jantung, juga bisa menekan biaya pengobatan sakit jantung yang bisa terjadi jika Anda tetap melakukan gaya hidup tidak sehat. (Kompas.com)
Jumat, 07 Agustus 2009
Inner Beauty penting Lho...
Setiap wanita atau pria, pasti ingin terlihat menarik. Wanita ingin menjadi yang terutama di mata orang yang ia kasihi, begitu pun sebaliknya. Namun, sayangnya, tak semua orang tahu bagaimana memperlakukan tubuh dan jiwanya untuk bisa tampil semenarik mungkin.
Anda pasti sudah sering mendengar bahwa inner beauty mempengaruhi outer beauty. Namun, nyatanya mempercantik inner beauty bukan hal yang mudah. Apa kuncinya?
Dalam acara The Spirit of Healthy Beauty yang diadakan oleh Makarizo, di Indochine, FX, Senayan (4/8), Reza Gunawan, pakar holistik mengatakan, bahwa secara proses, untuk menjadi cantik seorang perempuan harus sehat. Sehat merupakan prasyarat dari inner beauty, dan jika ditelaah lagi, inner beauty merupakan prasyarat dari outer beauty.
Tetapi sebelum melangkah jauh, sebenarnya, apakah inner beauty itu? Menurut Reza, inner beauty merupakan pancaran keindahan yang kita kenali saat berada dekat orang lain, dan kita merasakan energi positif dari orang tersebut. Inner beauty, lanjut Reza, adalah suatu titik ketika seseorang tidak memerlukan pengakuan akan kecantikannya. Dalam arti, ia tak perlu bertanya kepada orang lain, apakah dirinya cantik atau tidak. Ini merupakan kondisi ketika seseorang tersebut merasa 100 persen cantik dan merasa nyaman dengan dirinya apa adanya. Membandingkan diri dengan orang lain, atau mengikuti standar orang lain, membuat kita merasa lelah mengejar, dan ini bukanlah citra diri yang menyehatkan.
Salah satu hal yang membuat inner beauty seseorang terhambat adalah ketika ia tak henti-hentinya membandingkan diri. Membandingkan diri selalu membuat kita merasa kurang, tidak lagi bisa menerima diri apa adanya. Memperbaiki kekurangan diri memang penting, tapi ketika terus-terusan merasa kurang dan memusingkan diri dengan apa yang ada di pikiran orang tentang Anda, itu yang tak baik. Reza mengatakan, kunci untuk bisa menerima keadaan dan ikhlas adalah dengan rileks. Ketika Anda sudah bisa menerima siapa diri Anda dan mencintai tubuh apa adanya, Anda pun akan dengan penuh cinta merawat tubuh.
Reza berkata, bahwa kaitan rileks dengan cantik adalah PNEI (Psiko, Neuro, Endokrin, Imuno). Maksudnya, psiko merupakan pikiran, dan perasaan yang selaras akan membuat saraf (neuro) yang sehat. Ketika neuro-nya sehat, kelenjar tubuh (endokrin) pun akan lancar. Ketika semua itu terjadi, maka sistem imun tubuh (imuno) pun akan baik. Maka, tubuh pun akan makin sehat. Hasilnya? Penampilan cantik luar dalam.
Salah satu tips Reza untuk mendapatkan relaksasi di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari adalah dengan melatih fokus kepada nafas. Mudah, bisa dilakukan di mana pun, dan gratis! Caranya, untuk secara sadar melatih pernapasan. Karena pada umumnya, kita cenderung bernafas secara otomatis dilakukan tubuh, dan tidak memusatkan perhatian pada nafas. Pertama, tutup mata Anda, hirup nafas perlahan hingga dalam lewat hidung, lalu keluarkan lewat mulut. Usahakan untuk mengeluarkan nafas 2 kali lebih panjang dari nafas yang dihirup. Misal, ketika menghirup udara selama 5 detik, hembuskan napas hingga 10 detik. Lakukan beberapa kali. Ulangi setiap diperlukan.
Hadir pada acara yang sama, tiga orang duta Hair Repair dan Hair Recovery Makarizo: Nadine Chandrawinata, Titi Kamal, dan Paula Verhoeven. Masing-masing memiliki resep cantik luar-dalamnya. Mereka sepakat bahwa merawat pikiran agar selalu positif, mengapresiasi diri, dan menghargai tubuh apa adanya adalah kunci mereka untuk inner beauty. Sebagai bentuk mencintai tubuhnya, mereka menjaga dengan perawatan, dari asupan makanan sehat hingga bantuan produk.
Ketiga wanita cantik ini di luar kegiatan pekerjaan memang adalah sahabat. Mereka saling berbagi tips cantik ke sahabatnya. Salah satu hal yang mereka bagi juga kepada para pers di acara tersebut adalah cara mereka merawat kecantikan rambutnya. “Saya menggunakan Hair Repair (masker rambut) di rambut sebelum keramas, lalu saya bungkus dengan shower cap selama kurang lebih 45 menit. Lalu keramas, setelah itu saya keringkan dengan handuk, lalu aplikasikan Hair Recovery (serum nutrisi pelindung rambut) sebelum ditata,” saran Titi.
Nadine dan Paula mengakui bahwa mereka mengenal produk perawatan Makarizo dari Titi Kamal yang sudah menggunakannya sejak 11 tahun lalu. Kini, meski rambut mereka sempat rusak akibat aktivitas dan penataan khusus yang terlalu sering, sekarang terlihat cantik dan sehat. (Kompas, 6 Agustus 09)
Anda pasti sudah sering mendengar bahwa inner beauty mempengaruhi outer beauty. Namun, nyatanya mempercantik inner beauty bukan hal yang mudah. Apa kuncinya?
Dalam acara The Spirit of Healthy Beauty yang diadakan oleh Makarizo, di Indochine, FX, Senayan (4/8), Reza Gunawan, pakar holistik mengatakan, bahwa secara proses, untuk menjadi cantik seorang perempuan harus sehat. Sehat merupakan prasyarat dari inner beauty, dan jika ditelaah lagi, inner beauty merupakan prasyarat dari outer beauty.
Tetapi sebelum melangkah jauh, sebenarnya, apakah inner beauty itu? Menurut Reza, inner beauty merupakan pancaran keindahan yang kita kenali saat berada dekat orang lain, dan kita merasakan energi positif dari orang tersebut. Inner beauty, lanjut Reza, adalah suatu titik ketika seseorang tidak memerlukan pengakuan akan kecantikannya. Dalam arti, ia tak perlu bertanya kepada orang lain, apakah dirinya cantik atau tidak. Ini merupakan kondisi ketika seseorang tersebut merasa 100 persen cantik dan merasa nyaman dengan dirinya apa adanya. Membandingkan diri dengan orang lain, atau mengikuti standar orang lain, membuat kita merasa lelah mengejar, dan ini bukanlah citra diri yang menyehatkan.
Salah satu hal yang membuat inner beauty seseorang terhambat adalah ketika ia tak henti-hentinya membandingkan diri. Membandingkan diri selalu membuat kita merasa kurang, tidak lagi bisa menerima diri apa adanya. Memperbaiki kekurangan diri memang penting, tapi ketika terus-terusan merasa kurang dan memusingkan diri dengan apa yang ada di pikiran orang tentang Anda, itu yang tak baik. Reza mengatakan, kunci untuk bisa menerima keadaan dan ikhlas adalah dengan rileks. Ketika Anda sudah bisa menerima siapa diri Anda dan mencintai tubuh apa adanya, Anda pun akan dengan penuh cinta merawat tubuh.
Reza berkata, bahwa kaitan rileks dengan cantik adalah PNEI (Psiko, Neuro, Endokrin, Imuno). Maksudnya, psiko merupakan pikiran, dan perasaan yang selaras akan membuat saraf (neuro) yang sehat. Ketika neuro-nya sehat, kelenjar tubuh (endokrin) pun akan lancar. Ketika semua itu terjadi, maka sistem imun tubuh (imuno) pun akan baik. Maka, tubuh pun akan makin sehat. Hasilnya? Penampilan cantik luar dalam.
Salah satu tips Reza untuk mendapatkan relaksasi di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari adalah dengan melatih fokus kepada nafas. Mudah, bisa dilakukan di mana pun, dan gratis! Caranya, untuk secara sadar melatih pernapasan. Karena pada umumnya, kita cenderung bernafas secara otomatis dilakukan tubuh, dan tidak memusatkan perhatian pada nafas. Pertama, tutup mata Anda, hirup nafas perlahan hingga dalam lewat hidung, lalu keluarkan lewat mulut. Usahakan untuk mengeluarkan nafas 2 kali lebih panjang dari nafas yang dihirup. Misal, ketika menghirup udara selama 5 detik, hembuskan napas hingga 10 detik. Lakukan beberapa kali. Ulangi setiap diperlukan.
Hadir pada acara yang sama, tiga orang duta Hair Repair dan Hair Recovery Makarizo: Nadine Chandrawinata, Titi Kamal, dan Paula Verhoeven. Masing-masing memiliki resep cantik luar-dalamnya. Mereka sepakat bahwa merawat pikiran agar selalu positif, mengapresiasi diri, dan menghargai tubuh apa adanya adalah kunci mereka untuk inner beauty. Sebagai bentuk mencintai tubuhnya, mereka menjaga dengan perawatan, dari asupan makanan sehat hingga bantuan produk.
Ketiga wanita cantik ini di luar kegiatan pekerjaan memang adalah sahabat. Mereka saling berbagi tips cantik ke sahabatnya. Salah satu hal yang mereka bagi juga kepada para pers di acara tersebut adalah cara mereka merawat kecantikan rambutnya. “Saya menggunakan Hair Repair (masker rambut) di rambut sebelum keramas, lalu saya bungkus dengan shower cap selama kurang lebih 45 menit. Lalu keramas, setelah itu saya keringkan dengan handuk, lalu aplikasikan Hair Recovery (serum nutrisi pelindung rambut) sebelum ditata,” saran Titi.
Nadine dan Paula mengakui bahwa mereka mengenal produk perawatan Makarizo dari Titi Kamal yang sudah menggunakannya sejak 11 tahun lalu. Kini, meski rambut mereka sempat rusak akibat aktivitas dan penataan khusus yang terlalu sering, sekarang terlihat cantik dan sehat. (Kompas, 6 Agustus 09)
Senin, 29 Juni 2009
6 Rahasia Seputar Lemak Perut
KOMPAS.com — Hampir semua orang suka membicarakan soal lemak yang satu ini: lemak perut! Keberadaannya di tempat tersebut memang sangat tidak indah dilihat sehingga para wanita berjuang untuk mengenyahkannya dengan cara apa pun. Untungnya, semakin banyak informasi yang diketahui soal lemak di perut, akan semakin mudah bagi kita untuk menyingkirkannya.
1. Semua lemak tidak sama.
Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.
2. Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.
Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.
3. Stres membuat Anda gemuk.
Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, tetapi juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.
4. Waspadai apa yang Anda makan.
Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, tetapi juga bagi pembuluh darah Anda.
5. Mengurangi lemak perut tidaklah sulit.
Jika Anda tidak kelebihan berat badan, tetapi masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.
6. Gandum dapat mengusir lemak perut.
Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama, dengan cara Anda mengonsumsi gandum, sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping!(Senin, 29 Juni 2009 | 12:21 WIB)
(http://www.preventionindonesia.com)
1. Semua lemak tidak sama.
Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.
2. Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.
Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.
3. Stres membuat Anda gemuk.
Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, tetapi juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.
4. Waspadai apa yang Anda makan.
Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, tetapi juga bagi pembuluh darah Anda.
5. Mengurangi lemak perut tidaklah sulit.
Jika Anda tidak kelebihan berat badan, tetapi masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.
6. Gandum dapat mengusir lemak perut.
Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama, dengan cara Anda mengonsumsi gandum, sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping!(Senin, 29 Juni 2009 | 12:21 WIB)
(http://www.preventionindonesia.com)
Langganan:
Postingan (Atom)