Kamis, 15 Oktober 2009

gundah niih...

Malam ini begitu sepi. Ku hanya ditemani oleh radio dan bing2Q. Teman2 dah pada asyik dengan mimpinya. Entah mengapa tadi rasanya aku ingin banget buka FB. Padahal mata dah ngantuk banget, apalagi tadi habis minum obat..

Di salah satu status temanku, ada yang kasih komen kalau di desaku sedang tidak aman. Katanya ada hantu cekik atau semacam penyakit apa gitu...

Sejenak kuterbayang dengan keluarga di rumah dan para tetangga. Sebegitu gentingnyakah hingga pada malam hari pun mereka tetap terjaga untuk berjaga-jaga?

Inginku hubungi keluarga di rumah. Namun takut kalau-kalau orang di rumah sudah pada terlelap. Di desa suasananya sungguh berbeda dengan kota. Jam 8 saja di jalan-jalan sudah sepi. Nunggu sampe subuh nanti saja deh..

Hanya kepada Allah kumemohon, semoga keluarga, warga desa dan sekitarku senantiasa diberi perlindungan olehNya.
''Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim. Hanya kepadaMu kami memohon. Ampunilah segala dosa kami. Jauhkanlah kami dari segala bencana dan mara bahaya''.
Amiin. Amiin. Ya Rabbal`alamiin.

Senin, 12 Oktober 2009

Hallo smwa.... sori nih telat,, aq mw ngucapin met iedul fitri 1430 h: MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.... :))

Nggak nyangka niih,, ternyata dah sebulan lebih nggak nulis di blog... hehe...

Lebaran kemarin ternyata menyisakan banyak kisah. Pokoknya libur lebaranku kemarin benar2 menyenangkan deh...

Kini sudah seminggu lebih aku ada di kota ini lagi, menjalankan rutinitas sebagai mahasiswa tingkat akhir. Semoga amanah yang satu ini dapat segera rampung. Amiinn..

Ayo tman2, kita bersemangaaaaaaaaaaaatt!

Rabu, 09 September 2009

dukamu duka kita semua

Lihat berita di teve tentang bencana yang melanda negeri ini. Gempa 7,3 SR yang mengguncang Tasikmalaya tenyata juga dirasakan di beberapa kota lain di Jawa. Akibatnya, banyak yang kehilangan sanak saudara dan harta benda.

Sebuah lagu yang inspiratif. Penyebar semnagat solidaritas untuk saudara2 kita yang sedang tertimpa musibah. Duka mereka adalah duka kita. Hanya rasa saling berbagi yang mampu kita berikan pada mereka. Ini dia lirik lagu "Usah Kau Lara Sendiri"

Kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu
Tak terbiasa kudapati terdiam mendura
Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
Sekilas galau mata ingin berbagi cerita

Kudatang sahabat bagi jiwa saat bathin merintih
Usah kau lara sendiri masih ada asa tersisa

Letakkanlah tanganmu di atas bahuku
Biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
Di depan samar cahya kecil tuk memandu
Tak hilang arah kita berjalan menghadapinya

Sekali sempat kau mengeluh kuatkah bertahan
Satu persatu jalinan kawan berajak menjauh
Kudatang sahabat bagi jiwa saat bathin merintih
Usah kau lara sendiri masih ada asa tersisa

Tak hilang arah kita berjalan menghadapinya
Usah kau simpan lara sendiri

Semoga Tuhan senantiasa melindungi negeri ini dari bencana. Amiin....

kala lara merona

Dulu, kubegitu menyanjungmu. Apapun yang kau lakukan, seolah kutersihir mengikutimu. Tak peduli pada waktu yang terus berkurang, aku masih mengagumimu...
Kemarin, ku tahu kau juga tak sesempurna yang ku kira selama ini. Ternyata kau juga sama dengan yang lain. Selalu melukis jejak tak terperi. Meninggalkan lara di sela-sela hati yang mendamba...
Mungkinkah kusalah menilai arti hadirmu???

Dawai Cinta

Hanya satu ucap saja: Terima kasih...

Terima kasih karena telah menunggu
Terima kasih kerana telah mencintaiku

Hanya satu kata saja: Maaf

Maaf karena ku tak pedulikanmu
Maaf karena ku belum bisa membuka hatiku
untukmu,,

Andai cinta bisa memilih
Ku mungkin memilihmu
Namun cinta ini
Sudah ada yang membelenggu

Biarlah yang maha Cinta
Membimbing langkahku
Hingga kutemukan kekasihnya
Yang mampu membawaku
Menuju CintaNya...

Kamis, 13 Agustus 2009

Gejala2 Penyakit

Pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena itu, peliharalah kesehatan Anda sebelum digerogoti penyakit. Berikut adalah panduan singkat untuk memperhatikan bagian-bagian tubuh tertentu yang bisa menunjukkan adanya gejala awal penyakit pada tubuh.

Kuku
Jika Anda melihat garis menghitam pada bagian tumbuhnya kuku yang bukan merupakan kotoran, cobalah periksakan ke dokter. Salah satu tanda kanker pada kulit bisa diprediksi dengan adanya hal tersebut. Warna garis-garis kekuningan, kecoklatan, atau menghitam pada kulit adalah tanda-tanda kerusakan sel. Kemungkinan terjadi akibat melanoma, kanker paling mematikan, ujar Ariel Ostad, M.D., dermatologis dari New York.

Jika ada tanda warna putih pada kuku, ada dua kemungkinan. Pertama, jika hanya berupa titik tak terlalu besar, bisa jadi akibat terantuk sesuatu. Namun, jika ada garis putih, tebal, dan horizontal pada kuku, bisa jadi karena ada suatu kondisi kurang sehat pada ginjal. Bisa jadi ini merupakan tanda ginjal tidak dapat menyaring protein dari air seni. Jika Anda mendapati hal ini, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Ketiak
Jika ada tanda-tanda kasar dan gelap pada kulit ketiak, bisa jadi merupakan tanda-tanda awal diabetes, ujar Michael Smith, M.D., dari situs WebMD. Bisa jadi hal itu merupakan kelebihan insulin pada aliran darah yang menyebabkan sel kulit secara abnormal berlipatganda. Hal ini membuat timbunan jaringan dan melanin. Umumnya timbunan ini terjadi di ketiak, leher, atau selangkangan. Tes darah singkat bisa membantu menentukan penyakit yang makin banyak penderitanya ini.

Kelopak mata, lutut, dan sikut
Jika Anda melihat benjolan kecil yang terlihat berwarna putih atau bersinar, bisa jadi merupakan timbunan kolesterol. Sayangnya, ketika mereka muncul, kolesterol yang ada di tubuh Anda bisa jadi sudah sangat tinggi sekali, dan bisa jadi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Jangan lupa untuk cek kolesterol dalam tubuh ke dokter, dan tanyakan perubahan gaya hidup atau resep obat-obatan apa yang bisa menurunkan level kolesterol tadi.

Kulit kepala
Rambut yang menipis bisa jadi merupakan gejala awal kelainan pada kelenjar tiroid. Jika kelenjar tiroid rusak, bisa mengganggu hormon seksual wanita dan pria. Anda akan merasakan rambut lebih kasar dan menebal, ujar Sandra Fryhofer, M.D., ahli kecerdasan di Atlanta. Dokter bisa mengukur jumlah hormon tiroid yang ada dalam darah, dan ada obat-obatan yang bisa menetralkannya.

Jika kulit kepala Anda melepas kulit seperti ular berganti kulit, dalam jumlah banyak, bisa jadi masalah utamanya adalah stres. Stres yang sangat tinggi memaksa tubuh memproduksi jumlah hormon kortisol yang sangat banyak. Ketika ini terjadi, maka akan merusak sistem imun tubuh dan metabolisme (penambahan berat badan). Kortisol juga bisa membuat kulit kepala amat kering.

Perut
Jika Anda melihat ada rambut yang tebal dan hitam tumbuh di sekitar perut dalam bentuk wajik, bisa jadi merupakan tanda polycystic ovarian syndrome (PCOS), terang Pamela Berens, M.D., ahli kandungan di University of Texas Medical School. Disebabkan oleh produksi androgen yang berlebihan, kondisi ini bisa mengakibatkan menstruasi yang tak teratur dan banyak, kenaikan berat badan, jerawat, rambut lebat dan kasar di perut, wajah, dada, dan punggung. Bagi wanita yang mengalami kondisi ini, dalam waktu lama akan mengakibatkan masalah serius, seperti ketidaksuburan, dan penyakit jantung.

Lidah
Jika Anda melihat ada lapisan putih, kuning, atau jingga pada lidah, bisa jadi itu merupakan isi perut Anda yang naik dari lambung ke dalam mulut. Normalnya, katup di bagian bawah kerongkongan menjaga agar makanan yang masuk, tidak naik keluar. Namun, pada kondisi tertentu, katup tersebut terbuka pada saat Anda tertidur, sehingga membuat asam lambung naik lagi ke mulut. Umumnya, hal semacam ini bisa diatasi dengan obat antasida yang bisa dibeli di apotek, atau dengan menghindari makanan asam dan pedas. Jika ini tak berhasil, konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan obat untuk menurunkan asam lambung.

Sekitar mata
Lingkaran hitam di sekitar mata bisa jadi merupakan tanda-tanda awal alergi. Ketika hal penyebab alergi menyerang tubuh Anda, tubuh akan merespons dengan mengeluarkan histamin. Zat kimia ini membuat saluran darah membengkak dengan isi darah dan cairan lain. Hasilnya, tanda-tanda hitam muncul di daerah kulit yang paling tipis.

Namun, jika ada benjolan berwarna kekuningan di bola mata, bisa jadi merupakan sebuah gejala kondisi bernama pinguecula. Traci Goldstein, dari Metropolitan Vision Correction Associates di New York mengatakan bahwa ini bisa jadi merupakan pertumbuhan kolagen yang tak biasa, diakibatkan oleh sinar matahari, angin, atau debu. Usahakan untuk menjaga mata dalam keadaan lembab dengan meneteskan obat tetes mata setiap kali sempat. Jangan lupa untuk mengenakan kacamata hitam setiap kali berada di bawah matahari.(Kompas.com)

Dimulai dari Hal2 yang Kecil

Untuk apa harta kekayaan melimpah, pasangan paling baik sedunia, atau menjadi yang paling cantik sedunia jika tak bisa dinikmati karena sakit. Karena itu, sudah sepatutnya kita menjaga “harta” paling berharga, yakni kesehatan kita. Namun, sayangnya, belum banyak orang yang tergerak untuk menjaga aset ini. Padahal, banyak hal-hal kecil dan tak perlu keluar biaya mahal untuk memelihara kesehatan tersebut. Berikut di antaranya;

1. Menata Ulang Kamar Tidur
Tampilan minimalis selain cantik untuk kamar tidur, tapi juga bagus untuk kesehatan si penghuninya. Bantal berbulu tebal, tumpukan buku dan majalah, boneka-boneka, dan pernik-pernik kecil merupakan tempat tinggal favorit tungau atau kutu busuk. Kutu-kutu ukuran mikroskopis tersebut merupakan penyebab alergi dalam ruangan paling utama. Disarankan pula oleh Beth Corn, M.D., ahli imunologi alergi di Mount Sinai Medical Center in New York City untuk tidak lupa menutup jendela di malam hari. Hal ini diperlukan untuk mencegah alergi akibat jamur dedaunan, atau kelembaban di malam hari yang tersampaikan lewat udara.

2. Olahraga di Rumah
Punya internet? Siapa yang belum menyadari canggihnya dunia maya? Untuk memangkas biaya bulanan ke pusat kebugaran untuk mengikuti kelas aerobik, Anda bisa menonton gerakan-gerakan tersebut lewat YouTube. Cari keyword “15 minute abs workout”, atau “Bikini body circuit workout”. Selain Anda tak perlu membayar iuran bulanan, Anda juga bisa ikuti “kelas maya” ini kapan pun Anda bisa.

3. Minum Air Putih
Tahukah Anda, minum air putih itu sangat baik untuk tubuh? Kalau sudah tahu, apakah Anda sudah menerapkan 8 gelas per hari yang disarankan? Selain murah dan mudah di dapat, air putih juga amat baik untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh, plus mampu menahan lapar. Tak perlu terus menerus beli air kemasan. Anda kan bisa memasak air di rumah, kalau ternyata air keran di lingkungan rumah kurang baik, Anda bisa membeli yang galon, lalu menyimpannya di dalam botol minum kemasan dan dibawa ke mana pun. Tapi perlu diingat, botol air minum kemasan yang biasa Anda beli di warung tidak untuk dikenakan berkali-kali. Jadi, pastikan Anda membeli botol minum yang memang dikhususkan untuk wadah penyimpanan berulang kali.

4. Ukur Lebar Pinggang
Jangan takut untuk selangkah lebih maju dalam meningkatkan kesehatan. Anda tahu, Anda bisa! Coba ukur lingkar pinggang Anda. Lilitkan pita pengukur di sekeliling perut mulai dari tali pusar. Beragam studi menunjukkan, bahwa terlalu banyak lemak di sekitar perut adalah salah satu indikator terkuat dari potensi penyakit jantung. Jika ukuran lingkar pinggang Anda lebih dari 35 inci atau 89 cm berarti peningkatan risiko. Cara efektif untuk menghilangkan kelebihan lemak adalah dengan melakukan olahraga kardio yang membuat jantung berdegup. Misal, dengan berjalan kaki selama 45-60 menit 3 kali seminggu bisa dijadikan kebiasaan sehat yang murah.

5. Cek Tensi Darah
Beberapa klinik umum menyediakan alat pengukur tensi darah secara gratis. Namun, jika tidak ada, Anda bisa membayar beberapa ribu di apotek yang menyediakan layanan ini. Belakangan ini, tak jarang wanita mengalami tensi tinggi akibat gaya hidup, akibat makan makanan cepat saji dan tidak berolahraga. Untuk Anda ketahui, tekanan yang normal dan sehat adalah 120/80. Batasan tingginya adalah 139/89, sementara tekanan darah tinggi dimulai dari angka 140/90. Olahraga rutin dan menekan konsumsi sodium bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Mengubah gaya hidup sehat selain menurunkan risiko penyakit jantung, juga bisa menekan biaya pengobatan sakit jantung yang bisa terjadi jika Anda tetap melakukan gaya hidup tidak sehat. (Kompas.com)